Thursday, July 2, 2009

Motif Dan Model Baju Kurung

Ke Padang, rasanya belum lengkap kalau belum membeli baju kurung berhiaskan motif bordir. Baju kurung itu bisa dibeli di pasar tradisional atau di butik. Tapi, jika menginginkan baju kurung dengan aneka motif bordir baju, Anda bisa berkunjung ke Jalan Raya Bengkawas, yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari Bukittinggi.

Di pinggir jalan itu deretan toko bordir baju menjual dan terima bordir aneka kain bermotif khas Minangkabau. Kain itu dapat dibuat kebaya, baju kurung, selendang, hingga mukena. Bahkan ada juga peralatan makan, seperti taplak meja dan alas gelas.

Tempo pun masuk ke salah satu toko bordir baju itu. Namanya Toko Annisa. Dari balik etalase kaca toko itu, terlihat boneka manekin memakai kebaya motif bordir dan baju kurung warna keemasan dengan desain bordir. Sangat cantik dan anggun. Di toko yang berlantai dua itu, pengunjung dapat memilih kebaya desain bordir terawang, selendang bersulam benang emas, baju kurung bordir, jilbab berhias payet, mukena bordir, dan motif bordir baju koko. Tak hanya itu, tersedia pula songket tenunan Pandai Sikek dan songket Silungkang khas Minang.

Motif bordir celana kebaya dan baju kurung kebanyakan menggunakan bordir celana terawang. Buat bordir itu dibuat di atas bahan sutra, sifon, katun, dan linen. Bordir terawang juga tampak menghiasi taplak meja, tas, dan seprai. "Buat bordir terawang sangat diminati," kata Indrawati, pemilik Toko Annisa yang juga terima bordir. Menurut dia, cara membuat bordir terawang cukup rumit. Sebelum kain dibordir, serat-serat kain dicabut terlebih dulu. Ada bagian serat kain yang diikat kembali, baru dibordir sesuai dengan motif yang diinginkan. Khusus untuk membuat bordir, Indrawati memiliki beberapa tukang bordir (lihat Boks).

Toko-toko di kawasan Bengkawas itu menarik perhatian banyak pelancong. Siang itu, sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan lokal berhenti di halaman Toko Annisa. Puluhan perempuan yang baru turun dari bus merangsek masuk ke toko itu. Seketika, mereka pun terbenam dalam keasyikan memilih kebaya dan kain. Di antara mereka ada juga yang mencoba mukena dan jilbab. Lima pelayan toko tampak mondar-mandir melayani pembeli, sedangkan pengunjung pria menunggu di kursi tamu sambil menikmati segelas kopi susu gratis.

Juriah , 41 tahun, wisatawan asal Yogyakarta, mengatakan untuk kedua kalinya ia berkunjung ke Bengkawas. "Hari pertama saya hanya lihat-lihat," ujarnya. "Lalu saya bandingkan harganya ke tempat lain." Pembandingnya adalah di Pasar Atas, tidak jauh dari Jam Gadang, maskot kota itu. Pedagang di pasar itu menyebut harga Rp 2 juta untuk satu mukena bordir. "Waduh, mahalnya. Saya nggak jadi beli," kata dosen sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta ini.

http://korantempo.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Bordir Baju ~ Buat Bordir ~ Motif Bordir ~ Motif Bordir Baju ~ Terima Bordir ~ Desain Bordir ~ Bordir Celana ~ Bordir di 88db.com

No comments:

Post a Comment

Post a Comment